Warga Keluhkan Pelayanan Disnaker Kota Medan, Persoalkan Permintaan Surat untuk Pengaduan Hak Pekerja - lemspsi.com
Daerah

Warga Keluhkan Pelayanan Disnaker Kota Medan, Persoalkan Permintaan Surat untuk Pengaduan Hak Pekerja

88

Medan Resident Complains About Manpower Office Services, Questions Refusal to Issue Document for Workers’ Rights Complaint

Warga Keluhkan Pelayanan Disnaker Kota Medan, Persoalkan Permintaan Surat untuk Pengaduan Hak Pekerja-MedanDaily
MEDAN – Pelayanan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Medan menjadi sorotan setelah seorang warga mengungkapkan kekecewaannya melalui unggahan di media sosial pada Senin (12/10/2026). Warga tersebut mengaku belum mendapatkan pelayanan sesuai harapan ketika berupaya mengadukan persoalan haknya sebagai pekerja yang dinilai dirugikan oleh perusahaan.

Keluhan itu disampaikan melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pria itu memperlihatkan keberatannya terhadap pelayanan yang diterimanya saat mendatangi kantor Disnaker Kota Medan untuk mencari penyelesaian atas persoalan ketenagakerjaan yang dihadapinya.

Ia mengaku mengalami kerugian sebagai pekerja dan berharap instansi yang berwenang dapat membantu memberikan kejelasan atas permasalahan tersebut. Namun, menurut pengakuannya, terdapat permintaan surat yang tidak dapat dipenuhi sehingga memicu kekecewaan.

“Jangan begitu-begitu, lo. Di sini kan punya kerugian aku sebagai masyarakat. Masa aku minta surat seperti itu tidak bisa,” ungkap pria tersebut dalam video yang beredar.

Pernyataan itu menggambarkan kekecewaan warga terhadap pelayanan yang diterimanya ketika berusaha memperjuangkan haknya. Meski demikian, isi video yang beredar belum memberikan gambaran lengkap mengenai persoalan ketenagakerjaan yang dialaminya maupun alasan di balik permintaan surat tersebut.

Pelayanan Pengaduan Ketenagakerjaan Jadi Perhatian

Keluhan warga tersebut kembali menyoroti pentingnya pelayanan publik yang komunikatif, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat, khususnya pekerja yang menghadapi persoalan dengan perusahaan.

Bagi pekerja yang merasa haknya tidak dipenuhi, Disnaker menjadi salah satu instansi yang dapat didatangi untuk memperoleh informasi, berkonsultasi, serta menempuh mekanisme pengaduan sesuai kewenangannya.

Dalam situasi seperti ini, penjelasan yang mudah dipahami mengenai persyaratan administrasi, prosedur pengaduan, serta dasar suatu permohonan dapat membantu masyarakat memahami langkah yang harus ditempuh.

Apabila terdapat dokumen yang tidak dapat diterbitkan atau permintaan yang belum bisa dipenuhi, penjelasan mengenai alasan dan ketentuan yang berlaku juga penting agar warga memperoleh kepastian dan tidak merasa kebingungan saat mencari penyelesaian.

Meski demikian, penilaian terhadap kualitas pelayanan dalam kasus ini perlu dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan keterangan dari seluruh pihak yang terlibat.

Kronologi dan Jenis Surat Belum Diketahui

Hingga berita ini disusun, belum diketahui secara terperinci jenis surat yang diminta oleh warga tersebut, tujuan penggunaannya, maupun dasar permintaan dokumen itu kepada Disnaker Kota Medan.

Kronologi lengkap interaksi antara warga dan petugas juga belum terungkap. Karena itu, belum dapat dipastikan apakah persoalan tersebut berkaitan dengan persyaratan administrasi, kewenangan penerbitan dokumen, prosedur penanganan pengaduan, atau hal lain yang memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Belum adanya informasi lengkap membuat klarifikasi dari pihak terkait menjadi penting untuk menghindari kesimpulan sepihak berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial.

Disnaker Medan Diharapkan Memberikan Klarifikasi

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat penjelasan resmi dari Disnaker Kota Medan mengenai keluhan warga tersebut. Keterangan dari pihak dinas diperlukan untuk menjelaskan prosedur pelayanan yang berlaku, jenis dokumen yang diminta, serta alasan permohonan itu disebut tidak dapat dipenuhi.

Klarifikasi juga diperlukan untuk memastikan apakah pengaduan terkait dugaan kerugian hak pekerja tersebut telah diterima dan bagaimana tindak lanjut yang dapat ditempuh sesuai ketentuan.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan memperoleh akses informasi yang jelas ketika mendatangi instansi pemerintah untuk menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan persyaratan administratif, tetapi juga dengan kemampuan petugas memberikan informasi, menjelaskan prosedur, dan mengarahkan masyarakat kepada mekanisme penyelesaian yang tepat.

Dengan adanya penjelasan dari pihak Disnaker Kota Medan dan keterangan lebih lengkap dari warga yang bersangkutan, duduk perkara diharapkan dapat diketahui secara utuh sehingga persoalan tersebut tidak berhenti pada keluhan di media sosial.  (Sumber : MedanDaily)

Exit mobile version