JAKARTA — PT Astra Honda Motor (AHM) menyambut positif kebijakan pemerintah terkait penguatan dan pengembangan kendaraan nasional melalui program Motor Listrik Nasional (Molinas). AHM menilai langkah ini berpotensi besar memberikan manfaat nyata bagi ekosistem mobilitas masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan industri otomotif nasional.
Executive Vice President PT AHM, Thomas Wijaya, menyatakan bahwa pihak AHM sangat menghormati dan mengapresiasi regulasi serta arah kebijakan yang telah diumumkan oleh pemerintah.
“Kita menghormati dan mengapresiasi kebijakan yang diumumkan oleh pemerintah untuk mendukung ekosistem mobilitas masyarakat dan mendorong pengembangan kendaraan nasional dan keberlanjutan industri otomotif. Mudah-mudahan bermanfaat untuk mendukung ekosistem mobilitas masyarakat dan mendorong keberlanjutan industri,” ujar Thomas kepada Kompas.com, Jumat (14/8/2026).
Dorong Rantai Pasok dan Ekosistem Industri
Pengembangan Molinas menjadi salah satu pijakan strategis pemerintah dalam mempercepat transisi dan memperkuat industri kendaraan listrik (EV) di dalam negeri. Program ini direncanakan tidak sekadar berfokus pada produksi unit kendaraan, tetapi juga melingkupi pembentukan ekosistem industri yang lebih luas.
Bagi sektor manufaktur sepeda motor, ekspansi kendaraan listrik nasional membuka peluang besar untuk:
- Memperkuat rantai pasok (supply chain) komponen lokal.
- Mendorong transfer teknologi kendaraan listrik modern.
- Meningkatkan kapasitas produksi otomotif di dalam negeri.
Peta Persaingan dan Komitmen Elektrifikasi
Menariknya, dalam pengembangan Molinas ini, pemerintah melirik kolaborasi dengan brand lokal seperti ALVA yang baru berdiri pada tahun 2022, ketimbang pemain lama seperti AHM yang telah membangun basis industri sepeda motor di Indonesia sejak 1971.
Meski demikian, AHM sendiri telah membuktikan komitmen elektrifikasinya di pasar domestik melalui peluncuran sejumlah lini motor listrik, seperti Honda EM1 e: dan Honda CUV e:. Kehadiran model-model tersebut menegaskan bahwa elektrifikasi telah menjadi bagian integral dari strategi jangka panjang Honda di Indonesia.
Dengan diterapkannya kebijakan Molinas, pemerintah berharap pengembangan kendaraan listrik nasional dapat berjalan lebih terarah dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan secara menyeluruh. Respons terbuka dari pabrikan besar seperti AHM menunjukkan bahwa kebijakan ini mendapat perhatian serius dari para pelaku industri demi masa depan mobilitas yang berkelanjutan.
